Bidang - bidang Akuntansi dan Profesi Akuntan

Bidang - bidang Akuntansi dan Profesi Akuntan - Akuntansi adalah proses pencataan yang mengenai aktivitas keuangan entitas yang akan menghasilkan informasi keuangan. Akuntansi juga sering disebut dengan bahasa bisnis karena akuntansi merupakan suatu alat yang digunkan untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak pengguna yang memerlukan. Semakin baik kita mengerti bahasa bisnis tersebut, semakin baik pula kita dalam mengambil keputusan dan mengelola keuangan. Akuntansi sangat berperan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan keuangan suatu perusahaan. Akuntansi akan membantu manajemen dalam menyajikan dan melaporkan informasi keuangan perusahaan.


Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para pihak yang berkepentingan dengan perusahaan, misalnya manajemen, kreditur, pemegang saham, dan pihak yang berkepentingan lainnya. Manajemen memerlukan informasi akuntani untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengambil keputusan dalam perusahaan, kerena manajemen adalah yang bertanggung jawab atas kekayaan perusahaan. Kreditur memerlukan informasi akuntansi untuk mempertimbangkan perusahaan dalam rangka kelayakan pemberian kredit. Pemegang saham memerlukan informasi akuntansi untuk menentukan investasi yang dimiliki pada perusahaan serta menjadi alat penilaian kinerja manejemen perusahaan dalam mengelola perusahaan.
Orang-orang yang ahli dalam bidang akuntansi disebut dengan akuntan. Akuntan merupakan gelar profesi bagi orang yang sudah menyelesaikan pendidikan akuntansi. Ketentuan mengenai praktik Akuntan di Indonesia diatur dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1954 tentang Pemakaian Gelar Akuntan (Accountant) yang mensyaratkan bahwa gelar akuntan hanya dapat dipakai oleh mereka yang telah menyelesaikan pendidikannya dari perguruan tinggi dan telah terdaftar pada Departemen Keuangan Republik Indonesia.


Bidang - bidang Akuntansi 


Akuntansi mempunyai kajian yang sangat luas maka dari itu terdapat bidang-bidang akuntansi. Setiap bidang akuntansi mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing. Berikut adalah beberapa bidang akuntansi, yaitu:


1. Akuntansi Perpajakan

Akuntansi perpajakan adalah bidang akuntansi yang memfokuskan pada penyusunan laporan keuangan untuk tujuan perpajakan. Akuntansi pajak berfungsi mengolah data kuantitatif yang akan digunakan untuk menyajikan laporan keuangan yang memuat perhitungan perpajakan. Dalam akuntansi perpajakan akan dibahas perhitungan-perhtiungannya dalam usaha menetapkan besamya pajak tersebut


2. Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang menekankan pada penyusuna anggaran yang dipakai sebagai dasar pengendalian keuangan dimasa yang akan datang. Akuntansi anggaran sangat penting digunakan untuk memanajemen anggaran yang ada. Jika tidak tepat dalam penyusunan anggaran besar kemungkinan akan kelebihan dana yang tak terduga.


3. Akuntansi Pemerintahan

Akuntansi pemerintahan adalah bidang akuntansi yang mengurus seluruh keuangan pemerintah atau negara. Akuntansi pemerintah tidak bertujuan untuk mencari laba. Akuntansi pemerintahan diterapkan di lembaga pemerintahan. 


4. Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang menekankan pada pencatatan, pelaporan serta pengontrolan biaya, baik biaya yang sudah dikeluarkan maupun biaya yang akan datang. Akuntansi biaya berhubungan dengan biaya-biaya yang berhuhubungan dengan memproduksi suatu barang. Bidang ini sebagai alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya.


5. Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang menekankan pada sistem, prosedur pencatatan akuntansi dan pelaporan transaksi perusahaan. Bidang ini terdiri atas dokumen bukti transaksi, alat-alat pencatatan, laporan dan prosedur yang digunakan perusahaan untuk mencatat transaksi-transaksi serta melaporkan hasilnya. Sistem akuntansi sangat kompleks diterapkan dalam perusahaan-perusahaan besar, hal ini disebabkan karena kekhususan dari sistem yang dirancang untuk suatu organisasi bisnis sebagai akibat dari adanya perbedaan kebutuhan akan informasi oleh manajer, bentuk dan jalan transaksi laporan keuangan.


6. Akuntansi Pemeriksaan

Akuntansi pemeriksaan adalah bidang akuntansi yang menekankan pada pemeriksaan secara kritis dan sistematis terhadap laporan keuangan. Pemeriksaan atas laporan keuangan serta bukti-bukti yang mendukung dilakukan oleh pihak yang independen. Tujuan dari bidang ini adalah untuk memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan. Pihak yang melakukan pemeriksaan ini disebut dengan auditor. 


7. Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang menekankan ketentuan dan penggunaan informasi akuntansi untuk manajemen. Informasi akuntansi yang dihasilkan lebih kepada pihak internal perusahaan. Informasi akuntansi sebagai dasar kepada manajemen untuk membuat keputusan bisnis yang akan memungkinkan manajemen akan lebih siap dalam pengelolaan dan melakukan fungsi kontrol


8. Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan adalah salah satu bidang dari akuntansi behubungan dengan pencatatan transaksi suatu perusahaan, bidang akuntansi ini lebih menekankan penggunaan informasi akuntansi kepada pihak luar perusahaan. Hal penting dari akuntansi keuangan adalah adanya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan aturan-aturan yang harus digunakan di dalam pengukuran dan penyajian laporan keuangan untuk kepentingan eksternal atau pihak luar perusahaan. Akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang umum digunakan pada perusahaan. Bidang ini berhubungan dengan transaksi keuangan khusus yang menyangkut perubahan aset, kewajiban dan ekuitas perusahaan.


9. Akuntansi Pendidikan

Akuntansi pendidikan adalah salah satu dari bidang akuntansi yang menekankan pada pendidikan akuntansi dengan tujuan menyebarkan ilmu akuntansi. Pendidikan akuntansi dilakukan di sekolah, kampus, tempat kursus, dan lainnya yang berhubungan dengan pendidikan akuntansi.


Profesi Akuntan


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, orang yang ahli dalam bidang akuntansi disebut dengan akuntan. Akuntan adalah gelar kesarjanaan bagi orang yang sudah menyelesaikan pendidikan dibidang akuntansi. Untuk memperoleh gelar akuntan harus menempuh pedidikan di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi dan harus mengikuti pendidilkan profesi akuntansi. 

Berikut beberapa profesi akuntan dan bidang yang berkaitan dengan profesi akuntan, yaitu:


1. Akuntan Publik

Akuntan publik adalah orang yang memperoleh gelar akuntan atau seorang akuntan yang membuka Kantor Akuntan Publik. Akuntan Publik adalah kantor akuntan yang memberikan jasa pemeriksaan terhadap laporan keuangan perusahaan, serta jasa perpajakan, konsultasi manajemen, dan penyusunan sistem akuntansi. Hasil pemeriksaan akuntan publik harus bersifat independen.


2. Akuntan Swasta

Akuntan swasta adalah akuntan yang menjalankan profesi akuntan sebagai karyawan di perusahaan swasta. Beberapa bidang akuntan swasta, yaitu akuntansi keuangan, akuntansi biaya, pemeriksaan, anggaran dan controller.


3. Akuntan Negara

Akuntan yang menjalankan profesi di instansi pemerintah. Secara umum yang disebut dengan akuntan negara ialah yang bekerja di Departemen Keuangan Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan.


4. Akuntan Pendidik

Akuntan yang menjalankan profesi akuntan sebagai tenaga pengajar di sekolah atau perguruan tinggi. Akuntan ini disebut dengan guru di sekolahan atau dosen pada universitas.


Seorang akuntan ketika menjalankan tugasnya menggunakan kode etik. Kode etik ini sebagai dasar seorang akuntan ketika melakukan tugasnya supaya tidak menyimpang dari etika profesi. Ada beberapa prinsip kode etik akuntan, yaitu tanggung jawab profesi, kepentingan publik, integritas, obyektvitas, kompetensi dan kehati-hatian professional, kerahasiaan, perilaku profesional, dan standar teknis.


Itulah sedikit penjelasan mengenai bidang akuntansi dan profesi akuntan. Semoga apa yang ada di halaman ini bisa bermanfaat untuk kamu yang sedang menuntun ilmu akuntansi. Sekian dan terima kasi…