Jenis-jensi Audit dan Penjelasanya

Jenis-jensi Audit dan Penjelasanya – Pertumbuhan ekonomi sekarang semakin berkembang, seiring dengan perkembangan ekonomi kini audit menjadi suatu keharusan. Mengapa harus dilakuan audit terhadap perusahaan? Karena dengan dilakukan audit terhadap suatu perusahaan maka akan menambah keprcayaan terhadap pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan. Audit dilakukan oleh pihak-pihak yang independen. Orang yang melakukan pemeriksaan atau audit disebut dengan auditor.

Sebelum melakukan audit, auditor terlebih dahulu membuat audit plan atau rencana audit. Audit plan adalah kegiatan apa saja yang akan dilakukan oleh auditor sebelum melakukan pemeriksaan terhadap suatu perusahaan. Pemeriksaan yang dilakukan ole audito mempunyai macam atau jenisnya. Ada beberapa jenis atau macam audit.


Artikel kali ini akan menjelaskan jenis-jenis audit atau macam-macam audit serta pembahasannya.


Jenis-jenis Audit atau Macam-macam Audit


Jenis-jenis audit dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu jenis audit yang ditinjau dari luasnya pemeriksaaan dan audit yang ditinjau dari jenis pemeriksaaanya. 

Jenis audit yang ditinjau dari luasnya permeriksaan

Pemeriksaaan Umum (General Audit)

Pengertian pemeriksaan umum (general audit) adalah pemeriksaan suatu perusahaan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik atau pihak yang Independen terhadap keseluruhan laporan keuangan. Audit ini bertujuan memberikan pendapat atau opini mengenai kewajaran terhadap keseluruhan laporan keuangan suatu perusahaan. Kantor akuntan publik (KAP) melakukan pemeriksaan ini harus sesuai dengan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) serta harus memperhatikan Kode Etik.


Pemeriksaan Khusus (Special Audit)

Pengertian Special audit adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak independen atau Kantor Akuntan Publik secara terbatas. Pemeriksaan ini sesuai dengan permintaan klien terhadap permasalahan terntentu. Artinya KAP hanya melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pos atau permasalahan pada laporan keuangan yang diminta oleh klien, buka memeriksa keseluruhan laporan keuangan. Jadi pada akhir pemeriksaan KAP tidak memberikan pendapat atau opini mengenai kewajaran laporan keuangan keseluruhan, tetapi hanya beberapa pos saja. Misalnya, klien meminta KAP untuk memeriksa permasalahan pada kas dan setara kas. Jadi di akhir pemeriksaan, KAP hanya memberikan pendapat terhadap kas dan setara kas.


Jenis audit yang ditinjau dari jenis pemeriksaannya

Pemeriksaan Operasional (Oprasional Audit)

Pengertian operasional audit merupakan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak independen atau Kantor Akuntan Publik terhadap kegiatan operasi yang biasa dilakukan perusahaan. Pemeriksaan ini meliputi kebijakan akuntansi dan kebijakan operasional yang sudah ditentukan oleh manajemen. Tujuan dari audit ini adalah untuk mengetahui efisiensi dan efektifitas terhadap kegiatan operasi perusahaan atau terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah ditentukan oleh manajemen dengan cara analytical review procedurs, evaluasi terhadap internal control, dan compliance test atau pengujian ketaatan.


Compliance Audit (Pemeriksaan Ketaatan)

Pengertian compliance audit atau pengertian pemeriksaan ketaatan adalah pemeriksaan terhadap kepatuhan atau ketaatan perusahaan dalam menjalankan peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang sudah berlaku. Pertauran dan kebijakan ditetapkan oleh pihak internal perusahaan dan pihak eksternal perusahaan. Peraturan atau kebijakan dari pihak internal perusahaan berasal dari manajemen. Sedangkan peraturan atau kebijakan dari pihak eksternal perusahaan berasal dari pemerintah.


Intenal Audit (Pemeriksaan Intern)

Pengertian internal audit adalah pemeriksaan terhadap laporan keuangan, ketaatan, serta kegiatan operasional yang dilakukan oleh bagian internal audit perusahaan. Pemeriksaan ini tidak bertujuan memberikan opini atau pendapat, karena pihak internal audit bukan pihak independen yang kurang bisa dipercaya oleh pihak luar yang berkepentingan dengan perusahaan.


Pemeriksaan Sistem Informasi atau Pemeriksaan Komputer

Pengertian pemeriksaan komputer atau sistem informasi merupakan pemeriksaan terhadap keamanan sistem informasi komputer dan aplikasi yang digunakan untuk memproses data akuntansi. Pemeriksaan ini menekankan pada pemeriksaan terhadap software komputer.


Itulah sedikit penjelasan mengenai Jenis-jensi Audit dan Penjelasannya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menmbah referensi. Terima kasih telah berkunjung ke blog akuntancilik.com blog belajar akuntansi secara online.