Sistem Ekonomi (Tradisional, Pasar, Terpusat, Campuran)

Sistem Ekonomi - Selamat datang di akuntancilik.com pada kesempatan ini akan sedikit di jelasankan tentang sistem ekonomi. Apa itu sistem ekonomi? Ada berapa sistem ekonomi? Apa kelebihan dan kelemahan dari sistem ekonomi tersebut? Oke... Supaya lebih jelas mari perhatikan penjelasan berikut ini.

Sistem ekonomi adalah cara yang digunakan untuk mengatur perekonomian supaya tercapainya tujuan dari organisasi ekonomi. Pernahkan kalian berpikir kenapa harus ada sistem ekonomi? Sistem ekonomi dibuat karena sumber daya ekonomi yang ada jumlahnya relatif terbatas dan bagaimana cara menggunakan dan memanfaatkannya supa lebih efisien. Permasalahan ekonomi ini paling mendasar yang dihadapi manusia. Setiap sistem mempunyai fungsi dan ciri-ciri yang berbeda, serta mempunyai kelemahan serta kelebihannya masing-masing. Setiap negara di dunia menganut sistem ekonomi yang berbeda. Ada beberapa sisem ekonomi yang dianut oleh setiap negara di dunia, yaitu sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi pasar, sistem ekonomi terpusat, dan sistem ekonomi campuran.


Sitem Ekonomi Tradisional


Sistem ekonomi tradisional dianut semenjak manusia bermsyarakat dan melakukan kegiatan ekonomi. Seiring bertambahnya jumlah masyarakat, setiap orang tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri akan barang dan jasa. Maka mengatur dan mengorganisasikan kegiatan ekonomi diantara mereka sangat diperlukan. Masyarakat tradisional masih kuat memegang adat serta norma-norma adat, kegiatan ekonomi menjadi terpengaruh oleh adat serta norma-norma adat tersebut. Kegiatan ekonomi yang terpengaruh oleh adat serta norma-norma adat, maka terjadinya pengaturan atau pembagian kerja diantara mereka. Untuk memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa, transaksi yang dilakukan masih dengan cara saling menukar barang dan jasa. Sitem pertukaran tersebut dinamakan dengan sistem barter.

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional
  • Dalam kegiatan ekonomi masih terpengaruh dengan norma-norma adat;
  • Pertukaran masih dilakukan dengan sitem barter;
  • Kegiatan ekonomi masih bersifat subsisten, karena belum mengenal orientasi pasar.


Kelebihan sitem ekonomi tradisional
  • Dalam memenuhi kebutuhan masyrakat masih sangat mandiri;
  • Penggunaan sumber ekonomi tidak berlegihan karena masih kuat menganut norma-norma adat.



Sistem Ekonomi Pasar


Semakin maju dan berkembangnya masyarakat, semakin maju juga pergaulan masyarakat. Kebutuhan akan barang dan jasa pun turut berkembang. Sistem ekonomi yang pada awalnya berubah kini semakn berkembang dan menjadi sistem ekonomi pasar. Sistem ekonomi pasar disebut juga dengan sistem ekonomi bebas atau liberal atau sistem ekonomi kapitalis. Pada sistem ekonomi pasar, barang-barang yang dihasilkan untuk keperluan masyarakat luas tidak seperti sistem ekonomi pasar yang menghasilkan barang atau jasa hanya untu keperluan masyarakat sendiri. Produksi barang dan jasa seakin banyak, membuat pertukaran menjadi semakin luas.

Ciri-ciri sistem ekonomi pasar atau sistem ekonomi liberal
  • Hak milik perseorangan sangat diakui, termasuk pemilikan alat-alat dan sumber produksi;
  • Diberikannya kebebasan untuk berusaha dan bersaing;
  • Bertujuan ntuk meperoleh keuntungan secara maksimal dengan berorientasi produksi untuk pasar;
  • Mekanisme pasar adalah yang mengendalikan perekonomian, sementara pemerintah tidak turut campur;


Kelebihan sistem ekonomi pasar atau sistem ekonomi liberal
  • Mendorong pertumbuhan dan kemajuan ekonomi secara cepat


Kelemahan sistem ekonomi pasar atau sistem ekonomi liberal
  • Orang yang kaya akan semakin kaya dan orang yang miskin akan semakin miskin, hal tersebut menjadi jurang antara kedua pihak.



Sistem Ekonomi Terpusat


Pada sistem ekonomi terpusat, pemerintah turut serta dalam pengendalian ekonomi. Sistem ekonomi ini mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan perorangan. Sistem ekonomi terpusat berbentuk piramida pada strukturnya. Pada posisi yang paling puncak adalah adalah bigian komisi perencanaan pusat sementara yang maikn kebawah yang senakin lebar adalah berbagai macam perusahaan. Sistem ekonomi terpusat disebut juga dengan sistem ekonomi sosialis atau komunis.

Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat atau sistem ekonomi sosialis/komunis
  • Sumber produksi dimiliki oleh negara;
  • Menyangkungkut kegiatan ekonomi masyarakat, pemerintah melakukan perencanaan terpusat;
  • Pengatur perekonomian negara dikendalikan oleh perencanaan pusat.


Kelebihan sistem ekonomi terpusat atau sistem ekonomi sosialis/komunis
  • Mewujudkan kemakmuran  rakyat
  • Menghidarkan penggunaan sumber produksi bagi kepentingan perorangan


Kelemahan sistem ekonomi terpusat atau sistem ekonomi sosialis/komunis
  • Rentan terhadap penyalahgunaan sumber produksi oleh penguasa pusat
  • Individu menjadi susah untuk berprestasi dalam perekonomian karena dikendalikan oleh pemerintah



Sistem Ekonomi Campuran


Sistem ekonomi campuran adalah campuran dari sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi pasar, dan sistem ekonomi terpusat. Sekarang hampir semua negara menerapkan sistem ekonomi campuran tidak ada yang menerapkan sistem ekonomi secara murni. Ada yang hampir dekat dengan sistem ekonomi pasar dan ada sebagian sistem ekonomi terpusat serta ada juga sebagian sistem ekonomi tradisional. Permintaan dan penawaran menjadi penentu harga barang dan jasa. Melalui permintaan dan penawaran, pemerintah ikut mempengaruhi harga barang dan jasa.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran adalah adanya ciri-ciri dari sitem ekonomi tradisional, sistem ekonomi pasar, dan sistem ekonomi terpusat. Berdasarkan cirinya kelebihan yang ada dalam sistem ekonomi ini adalah adanya pilihan prinsip yang dianggap tepat bagi setiap penganutnya. Karena sudah ada pilihan prinsip yang dianggap tepat maka hampir tidak ada kelemahan dari sistem ekonomi ini. Ciri dan prinsip yang dianggap merugikan telah dihindari dalam sistem ekonomi ini.


Cukup sampai disini pembahasan sistem ekonomi, semoga sedikit penjelasan tentang sistem ekonomi tradisional, pasar, terpusat, campuran bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian.