Perbedaan Biaya Tenaga Kerja Langsung Dengan Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung

Perbedaan biaya tenaga kerja langsung dengan biaya tenaga kerja tidak langsung – Biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung merupakan 2 elemen utama biaya tenaga kerja. Untuk biaya tenaga kerja sudah dibahas pada halaman sebelumnya. Pada halaman ini akan dijelaskan sedikit tentang perbedaan dari kedua biaya tenaga kerja tersebut.

Sebelum jauh ke pembahasan ada baiknya kita ketahui dulu apa itu biaya. Apakah yang di maksud dengan biaya? Pengertian Biaya adalah suatu pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi, sedang terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Dalam akuntansi biaya sering terdengar istilah biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung.
Apakah yang dimagsud dengan biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung? 

Apakah perbedaan dari kedua biaya tersebut? 

Apa saja contoh-contoh dari biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung?


Perbedaan Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung


Biaya Tenaga Kerja Langsung 

Pengertian atau definisi biaya tenaga kerja langsung adalah gaji atau upah atau biaya tenaga kerja yang yang berhubungan langsung dengan pembuatan produk, urutan pekerjaan tertentu, atau penyediaan layanan. Biaya ini dapat diidentifikasi dengan suatu proses tertentu yang diperlukan untuk menyelesaikan produk-produk dari perusahaan.

Ketika pembebanan kepada produk, biaya tenaga kerja langsung tersebut langsung dibebankan kepada komponen-komponen produk yang dihasilkan. Pemahaman secara mudah tentang biaya tenaga kerja langsung adalah biaya yang diberikan kepada tenaga kerja yang bekerja langsung pada bagian produksi. 

Contoh biaya tenaga kerja langsung:
  • Gaji buruh pabrik
  • Gaji buruh bagian pemotongan
  • Gaji buruh bagian penjahitan
  • Gaji buruh bagian adonan
  • dan gaji buruh yang berkaitan langsung dengan proses produksi


Rumus Perhitungan Biaya Tenaga Kerja Langsung
Untuk menghitung biaya tenaga kerja langsung diperlukan jam kerja dan upah yang akan dibayarkan kepada tenaga kerja langsung. Rumus yang digunakan untuk menghitung biaya tenaga kerja langsung, yaitu:

Biaya Tenaga Kerja Langsung = Waktu Kerja X Upah

*Upah merupakan bayaran per jam yang yang diberikan kepada tenaga kerja


Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung

Pengertian biaya tenaga kerja tidak langsung adalah gaji atau upah atau biaya tenaga kerja yang tidak langsung terlibat dengan proses produksi. Artinya biaya tenaga kerja tidak langsung tidak dapat diidentifikasi kepada suatu proses produksi. Biaya ini tidak dibebankan kepada komponen-komponen produk yang dihasilkan.

Contoh biaya tenaga kerja tidak langsung:
  • Gaji bagian personalia
  • Gaji bagian keamanan
  • Gji bagian akuntansi
  • Gaji bagian administrasi
  • Gaji bagian pemasaran
  • Gaji bagian pengangkutan
  • Gaji pengawas
  • Gaji mandor
  • dan gaji lainnya yang menunjang produksi barang


Biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung merupakan bagian dari biaya manufaktur. Pemisahaan biaya tenaga kerja langsung dengan biaya tenaga kerja tidak langsung merupakan hal yang penting dilakukan oleh perusahaan manufaktur. 

Alasan pemisahaan kedua biaya tenaga kerja tersebut adalah supaya menghasilkan informasi biaya sutu biaya produk lebih tepat, supaya lebih efisiensi dalam pengukuran biaya tenaga kerja, dan mempermudah alokasi biaya overhead pabrik.


Demikianlah sedikit penjelasan Perbedaan biaya tenaga kerja langsung dengan biaya tenaga kerja tidak langsung. Semoga pembahasan ini bisa bermanfaat serta bisa menambah referensi dalam belajar. Jangan lupa berkunjung kembali ke blog yang membahas tentang pelajaran akuntansi.