Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 3

Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 3 - Memang istilah-istilah dalam akuntansi begitu banyak, kadang merasa bingung ketika belajar akuntansi jika tidak tau arti dari istilah-istilah akuntansi tersebut. Akuntansi biaya merupakan salah satu dari bidang ilmu akuntansi. Dalam akuntansi biaya juga terdapat banyak istilah-istilah atau pengertian.

Pada kesempatan sebelumnya akuntancilik.com telah menyajikan dua istilah-istilah akuntansi biaya (Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 1 dan Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 2). Pada kesempatan ini akan djelaskan kelanjutan dari istilah-istilah pada akuntansi biaya.

Kartu harga pokok (job order cost sheet) adalah suatu formulir untuk mengikhtisarkan biaya-biaya yang dibebankan pada masing-masing pekerjaan (job) yang terdiri atas bahan langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik.

Kartu waktu (time cards) adalah kartu untuk menyediakan data atau catatan mengenai waktu datang dan waktu pulang atau jumlah jam kerja harian dari setiap karyawan dengan cara memasukkan kartu tersebut ke dalam mesin pencatat waktu.

Kerugian merupakan biaya dari barang atau jasa yang pada saat diperoleh tidak memberikan atau mempunyai manfaat sama sekali karena kondisi-kondisi tertentu.

Kerusakan normal (normal spoilage) adalah kerusakan yang dianggap melebihi keadaan yang normal untuk suatu proses produksi dan disebabkan oleh suatu kejadian yang tidak diharapkan, dan sebetulnya dapat dihindarkan.

Kesatuan ekonomi bisa berarti badan hokum, seperti perseroan terbatas, persekuuan atau usaha perseorangan, tetapi bisa juga berarti kesatuan yang lebih kecil dalam suatu organisaasi seperti devisi, departemen, dan seterusnya.

Kuantitas pesanan ekonomi adalah kuantitas persediaan untuk satu kali pemesanan dengan biaya persediaan tahunan yang minimum.

Kupon waktu (labor time ticket) adalah kupon yang menyediakan data dan catatan mengenai jumlah jam yang digunakan oleh seorang karyawan atas suatu pekerjaan.

Laporan penerimaan (receiving report) adalah formulir yang dikeluarkan oleh bagian penerimaan untuk melaporkan kuantitas dan kondisi dari barang-barang yang diterima oleh perusahaan.

Level fasilitas tertentu (facility sustaining level) sumber daya yang digunakan untuk aktivitas yang tidak dapat dihubungkan secara lansgung dengan produk/jasa yang dihasilkan tetapi untuk mendukung organisi secara keseluruhan.

Level kelompok unit tertentu (batc level) adalah sumber daya yang digunakan untuk aktivitas yang akan terkait dengan sekelompok unit produk/jasa yang dihasilkan.

Level produk/jasa tertentu (product/service sustaining level) adalah sumber daya yang digunkan untuk aktivitas menghasilkan suatu produk dan jasa.

Level unit (output unit level) adalah sumber daya yang digunakan untuk aktivitas yang akan meningkat pada setiap unit produksi/jasa yang dihasilkan.

Metode aljabar adalah metode alokasi biaya biaya ini menggunakana teknik aljabar yang menggambarkan adanya penggunaan jasa timbal balik antara suatu departemen pendukung dengan departemen pendukung lainnya.

Metode alokasi bertahap (step method) adalah metode alokasi biaya yang mendistribusikan biaya departemen pendukung tidak hanya kepada departemen produksi, tetapi juga kepada departemen pendukung lainnya yang belum melakukan pendistribusian atau pengalokasian biaya.

Metode alokasi langsung (direct method) adalah metode alokasi biaya yang mendistribusikan biaya dalam setiap departemen pendukung hanya kepada departemen produksi saja.

Metode FIFO adalah suatu metode penentuan harga pokok dari bahan yang dipakai untuk produksi. Metode ini mempunyai anggapan bahwa secara fisik, maupun biayanya bahan yang dike;uarkan untuk produksi berasal dari bahan yang pertama dibeli. Dengan demikian persediaan dinilai dengan harga dari pembelian terakhir. Dalam penerapannya, metode FIFO dan metode harga pokok lainnya hanya didasarkan pada arus biayanya.

Metode harga pokok FIFO (first in first out costing) adalah metode akuntansi yang digunakan dalam menentukan harga pokok atau biaya per unit dari produk yang selesai untuk masing-masing departemen produksi, di mana unit dan biaya dari persediaan barang dalam proses pada awal periode dihitung dan dilaporkan secara terpisah dari unit yang selesai yang berasal dari produksi periode yang sekarang.

Metode harga pokok pesanan (job order coasting) adalah sistem akuntansu biaya perpetual yang mencatat dan mengumpulkan biaya berdasarkan pekerjaan.

Metode harga produk rata-rata tertimbang (average costing) adalah metode akuntansi yang digunakan dalam menentukan harga pokok atau biaya per unit dari produk yang selesai untuk masing-masing departemen produksi, di mana biaya per unit dihitung dengan cara menambahkan elemen biaya dari baran proses dalam proses awal periode dengan elemen biaya yang sama yang ditambahkan pada periode berjalan dan dibagi dengan angka produksi ekuivalen.


Nah itulah berarapa Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 3. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah referensi kalian. Sekian dan terima kasih.