Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 4

Istilah-istilah Dalam Akuntansi Biaya Part 3 - Pada kesempatan sebelumnya telah dijelaskan beberapa istilah-istilah dalam akuntansi biaya, yaitu part 1, part 2, dan part 3. Nah, pada kesempatan ini akan dijelaskan istilah-istilah akuntansi biaya part 4, yaitu bagian terkahir dari istilah-istilah akuntansi biaya. berikut adalah beberapa istilah-istilah dalam akuntansi biaya bagian terakhir.


Metode just in time merupakan suatu bentuk pengendalian bahan dan produk dengan cara tidak memiliki persediaan.

Metode LIFO adalah metode harga pokok ini mempunyai anggapan bahwa yang terkahir diterima adalah yang pertama dikeluarkan untuk produksi. Dengan demikian persediaan akhir, dinilai dengan harga dari pembelian pertama atau persediaan awal.

Metode minimum-maksimum (min-max method) adalah suatu metode pengendalian persediaan yang menetapkan tingkat persediaan minimum dan maksimum untuk mencegah terjadinya kekurangan atau kehabisan persediaan selama suatu periode pemesanan kembali.

Metode rata-rata adalah metode ini menetapkan harga rata-rata tertimbang yaitu dengan jalan membagi jumlah nilai rupiah dari persediaan barang yang ada setelah ditambah dengan nilai transaksi pembelian dengan seluruh jumlah unitnya.

Metode siklus pemesanan (order cycling method) adalah suatu metode pengendalian persediaan yang menelaah secara periodik mengenai kuantitas dari elemen bahan yanga ada dalam persediaan, dan biasanya diikuti dengan melakukan pemesanan atas setiap jenis bahan yang telah ditelaah.

Objek biaya (cost object) adalah sesuatu yang menjadi dasar pengukuran biaya.

Pemicu biaya adalah faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahan dalam biaya dari suatu aktivitas dan digunakan sebagai basis untuk mengalokasikan biaya-biaya dari aktivitas tersebut kepada produk-produk.

Penelitian pabrik (factory survey) adalah suatu kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk tujuan yang menetapkan basis alokasi untuk mendistribusikan atau mengalokasikan biaya tidak langsung dan biaya departemen pendukung.

Penentuan biaya atau harga pokok berdasarkan aktivitas adalah suatu sistem informasi biaya yang menyelenggarakan dan mengelolah data berdasarkan aktivitas-aktivitas perusahaan dan produk-produk.

Pengelompokan biaya (cost pool) adalah proses pengelompokan biaya-biaya yang sama.

Pengeluaran modal (capital expenditure) adalah biaya periode yang dapat memberi manfaat untuk beberapa periode akuntansi.

Pengeluaran pendapatan (revenue expenditure) adalah biaya periode yang memberi atau mempunyai manfaat hanya untuk periode akuntansi yang berjalan.

Pengendalian merupakan suatau usaha untuk melakukan perbandingan secara kintinyu antara pelaksanaan dengan perencanaan yang ditetapkan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah dirumuskan.

Perencanaan merupakan suatu usaha untuk merumuskan tujuan-tujuan dan menyusun program operasi yang lengkap untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, termasuk proses penentuan strategi untuk jangka panjang dan jangka pendek.

Selisih anggaran (spending variance) adalah selisih antara biaya overhead pabrik yang sesungguhnya pada kapasitas yang dicapai dengan biaya overhead pabrik yang dianggarkan (budget allowance) pada kapasitas atau tingkat kegiatan yang dicapai.

Selisih kapasitas (capacity variance) adalah selisih antara biaya overhead pabrik yang dianggarkan dan baya overhead yang dibebankan.

Sencana ABC (ABC plan) adalah suatu metode pengendalian persediaan yang selektif, dengan mengelompokkan bahan menurut besar kecilnya nilai total dari bahan tersebut.

Sistem periodik (periodic inventory system) adalah suatau sistem pencatatan persediaan di mana dalam menetapkan persediaan harus dilakukan penghitungan fisik atas barang yang ada digudang. Dengan demikian dapat dihitung nilai persediaan akhir dan biaya bahan yang digunakan untuk produksi.

Sistem perpetual (perpetual inventory system) adalah sistem pencatatan persediaan yang mencatat penambahan dan pengurangan persediaan secara terus-menerus. Dengan demikian biaya bahan yang digunakan untuk produksi dan nilai persediaan akhir dari bahan dapat ditetapkan dan diketahui setiap saat.

Tariff biaya overhead pabrik (factory overhead rate) adalah suatu tarif yang digunakan dalam membebankan taksiran biaya overhead pabrik ke produksi. Tarif ini diperoleh dengan membag biaya overhead pabrik taksiran dengan basis alokasi tertentu, seperti jumlah tenaga kerja langsung atau jumlah jam mesin.

Titik pemesanan kembali (reorder point) adalah suatu saat di mana perusahaan harus melakukan pemesanan kembali atas bahan. Hal ini sangat dipengaruhi oleh waktu perolehan barang (lead time) dan persediaan pengaman (safety stock).

Value chain adalah urutan dalam kegiatan usaha (mulai dari riset dan pengembangan hingga layanan purna jual) untuk selalu memberikan nilai tambah bagi produk dan jasa yang dihasilkan dengan tujuan meningkatkan kepuasan konsumen.

Value re-engineering adalah proses evaluasi seluruh aspek dari dari value chain secara sistematis dengan tujuan menurunkan biaya namun dengan kualitas yang baik dan memuaskan keinginan konsumen.


itulah beberapa istilah-istilah dalam akuntansi biaya part 4. semoga beberapa istilah diatas bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan dalam belajar akuntansi.