Pengertian, Fungsi, Unsur-unsur Dan Jenis-jenis Pajak Dengan Pembahasan Lengkap

Pengertian, Fungsi, Unsur-unsur Dan Jenis-jenis Pajak Dengan Pembahasan Lengkap – Dalam pelaksanaanya, pajak mempunyai fungsi untuk meyetarakan pembangunan nasional demi kesejahteran masyarakat suatu negara. Pajak dibebankan kepada seseorang atau badan wajib pajak. Pada halaman ini akan dijelaskan tentang pengertian pajak, fungsi pajak, unsur-unsur pajak, dan jenis-jenis pajak.

Pengertian Pajak

Menurut Charles E. Mc. Lure Pajak adalah kewajiban retribusi atau kewajiban yang dibebankan kepada wajib pajak (orang pribadi atau badan) kepada negara atau instansi publik untuk membiayai segala macam pengeluaran publik.

Pajak sudah diatur undang-undang sebagai sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan, baik di pemerintah pusat atau tingkat daerah. Pajak diperoleh dari pungutan wajib yang dibayarole seseorang atau badan untuk negara. Pajak tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung, karena pajak bukan digunakan untuk kepentingan pribadai tetap digunakan untuk kepentingan umum.

Fungsi Pajak

Pajak yang dipungut kepada rakyat oleh pemerintah mempunyai empat fungsi, yaitu:

  • Fungsi Anggaran. Artinya, pajak sebagai sumber dana masukan ke kas negar yang digunakan oleh pemerintah dan mempunyai manfaat untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran. Ini merupakan sumber pembiayaan negara yang terbesar.
  • Fungsi Mengatur. Artinya pajak digunakan sebagai alat untuk mengatur kebijakan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi. Contohnya pajak berfungsi untuk menghambat laju inflasi, mendorong kegiatan ekspor impor, memberikan perlindungan atas barang roduksi dalam negeri.
  • Fungsi Stabilitas. Artinya pajak dapat digunakan oleh pemerintah untuk menstabilkan ekonomi. Misalnya, supaya barang-barang dalam negeri dapat bersaing, maka barang-barang impor dikenakan pajak. Kebijakan stabilitas harga dengan tujuan untuk menekan inflasi dengan cara mengatur peredaran uang di masyarakat lewat pemungutan dan penggunaan pajak yang lebih efisien dan efektif.
  • Fungsi Redistribusi. Artinya, pajak digunakan untuk membiayai pembangunan nasional, misalnya jalan raya dan jembatan. Tujuan dari pajak ini adalah supaya bisa membuka kesempatan kerja untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.


Unsur-unsur Pajak

Berdasarkan unsurnya, pajak dapat dibedakan menjadi empat, yaitu subjek pajak, wajib pajak, obek pajak, dan tariff pajak.

  • Subjek Pajak. Pengertian subjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang dibebani pajak yang diatur dalam undang-undang.
  • Wajib Pajak. Pengertian wajib pajak adalah subjek pajak (orang pribadi atau badan) yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan.
  • Objek Pajak. Pengertian ojek pajak adalah penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang menjadi sasaran pajak.
  • Tarif Pajak. Pengertian tarif pajak adalah  pengenaan besarnya pajak yang harus dibayarkan subjek pajak atas objek pajak yang menjadi tanggungannya.


Jenis-jenis Pajak

Beberapa jenis pajak yang dapat dibedakan, yaitu:

Jenis Pajak Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya pajak dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Pajak Tidak Langsung. Pengertian pajak tidak langsung adalah pajak yang dibebankan kepada wajib pajak ketika melakukan kegiatan tertentu. Pajak tidak langsung juga bisa diartikan sebagai pajak yang pembayarannya bisa dilimpahkan kepada pihak lain. Pajak tidak langsung contohnya adalah pajak penjualan atas barang mewah, pajak pertambahan nilan (PPN), bea materai, cukai, bea impor, ekspor.
  • Pajak Langsung. Pengertian pajak langsung adalah pajak yang yang bayar sendiri oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. Pajak langsung dipungut secara berkala kepada wajib pajak berdasarkan surat ketetapan yang dikeluarkan oleh kantor pajak. Pajak langsung contohnya adalah pajak penghasilan (PPh) dan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Jenis Pajak Berdasarkan Instasi Pemungut

Berdasarkan instansi pemungutnya, pajak dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

  • Pajak Negara. Pengertian pajak negara adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat yang pemungutanya melalui kantor pelayanan pajak yang berada disetiap daerah. Pajak negara contohnya adalah pajak penghasilan (PPh), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak pertambahan nilai (PPN), bea materai, pajak penjualan atas barang mewah, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, pajak migas, pajak ekspor, dan pajak daerah.
  • Pajak Daerah. Pengertian pajak daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemrintah daerah. Pemerintah daerah mempunyai kewenangan untuk pemungutan pajak kepad wajib pajak. Pajak daerah contohnya adalah pajak kendaraan bermotor, pajak reklame, pajak tempat hiburan, pajak tempat usaha, pajak hotel, dan lainnya.

Jenis Pajak Berdasarkan Subjek Pajak

Berdasarkan subjek pajak, jenis pajak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Pajak Persorangan. Pengertian pajak perseorangan adalah pajak yang harus dibayar oleh seseorang wajib pajak. Pajak perseorangan contohnya adalah pajak penghasilan (PPh).
  • Pajak Badan. Pengertian pajak badan adalah pajak yang harus dibayar oleh badan atau organisasi. Pajak badan contohnya adalah pajak atas laba perusahaan.

Jenis Pajak Berdasarkan Asanya

Berdasarkan asalnya, pajak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Pajak Dalam Negeri. Pengertian pajak dalam negeri adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah kepada wajib pajak (warga negara Indonesia) yang tinggal di Indoensia.
  • Pajak Luar Negeri. Pengertian pajak luar negeri adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah kepada wajib pajak luar negeri, yaitu pihak asing yang mempunyai penghasilan di Indonesia.


Demikianlah sedikit penjelasan Pengertian, Fungsi, Unsur-unsur Dan Jenis-jenis Pajak Dengan Pembahasan Lengkap. Jika anda warga negara yang baik JANGAN LUPA BAYAR PAJAK