Pengertian Wajib Pajak Serta Hak Dan Kewajiban Wajib Pajak

Pengertian Wajib Pajak Serta Hak Dan Kewajiban Wajib Pajak – Banyak orang yang mengatakan bahwa wajib pajak itu adalah orang yang sudah mempunyai NPWP. Itu memang bener, tetapi berbeda dengan yang dimaksudkan dalam Undang-undang. Di dalam Undang-undang perpajakan (Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Tentang KUP, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang PPh dan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 Tentang PPN dan PPnBM serta peraturan pelaksanaannya) telah diatur tentang pemungutan dan penentuan Wajib Pajak (WP). Agar tidak menyalahi aturan yang telah ditetapkan, wajib pajak memiliki hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan.

Apakah itu wajib pajak? Apa saja kewajiban sebagai wajib pajak?

Pengertian Wajib Pajak

Wajib Pajak merupakan orang pribadi atau badan yang mempunyai hak dan kewajiban, meliputi pembayar pajak, pemungut pajak, pemotong pajak, yang diatur dalam perundang-undangan perpajakan. Wajib Pajak bukan hanya bagi orang yang sudah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saja, namun juga bagi yang sudah memenuhi persyaratan sebagai wajib pajak meskipun belum memiliki NPWP” menurut Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan Pasal 1 ayat 2.

Kelompok Wajib Pajak

Wajib pajak dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu wajib pajak berdasarkan subjeknya dan wajib pajak berdasarkan tempat terdaftarnya.

Wajib Pajak Berdasarkan Subjeknya. Wajib pajak berdasarkan subjeknya dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Wajib Pajak Orang Pribadi, wajib pajak orang pribadi meliputi:

  • Wajib pajak orang pribadi yang mempunyai penghasilan dari usaha
  • Wajib pajak orang pribadi yang mempunyai penghasilan dari pekerjaan bebas
  • Wajib pajak orang pribadi yang mempunyai penghasilan dari pekerjaan

2. Wajib Pajak Badan, wajib pajak badan meliputi:

  • Badan milik pemerintah, yaitu BUMN dan BUMD
  • Badan milik swasta, yaitu PT, CV, Koperasi, Lembaga, dan Yayasan

3. Wajib Pajak Bendahara Sebagai Pemungut Dan Pemotong Pajak, wajib pajak ini meliputi:

  • Bendahara pemerintah pusat
  • Bendahara pemerinyah daerah

Wajib Pajak Berdasarkan Tempat Terdaftarnya. Wajib Pajak Berdasarkan Tempat Terdaftarnya dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

1. Wajib pajak pusat
2. Wajib pajak cabang
3. Wajib pajak domisili atau tunggal
4. Wajib pajak orang pribadi tertentu

Hak Dan Kewajiban Wajib Pajak

Jika sudah memenuhi syarat objektif dan subjektif, maka orang pribadi, badan, atau pemotong/pemungut pajak sudah mempunyai hak dan kewajiban pajak.


Hak Wajib Pajak

Di dalam Undang-undang, ada beberapa hak wajib pajak yang telah diatur. Berikut adalah beberapa hak wajib pajak yang telah diatur di dalam Undang-undang, yaitu:

  • Hak atas kelebihan pajak. Setiap pembayaran wajib pajak yang dilaporkan ke kantor pelayanan pajak jika terdapat kelebihan pembayaran, maka dapat dikembalikan kepada wajib pajak (direstitusikan).
  • Hak dalam pemeriksaan. Wajib pajak mempunyai hak untuk menanyakan surat perintah pemeriksaan, hak untuk meminta tanda pengenal petugas pemeriksa, hak untuk meminta penjelasan alasan dilakukan pemeriksaan, hak untuk meminta penjelasan perbedaan atau selisih hasil pemeriksaan dan hak untuk hadir dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan.
  • Hak untuk mengajukan keberatan, banding dan peninjauan kembali atas hasil pemeriksaan
  • Hak untuk dijaga kerahasiaan data Wajib Pajak
  • Dan lain-lainnya.

Kewajiban Wajib Pajak

Setelah mengetahui hak-hak sebagai wajib pajak, perlu diketahui juga beberapa kewajiban sebagai wajib pajak. Berikut adalah beberapa kewajiban sebagai wajib pajak, yaitu:

  • Mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP. Jika orang pribadi sudah memiliki penghasilan di atas PTKP, maka sudah wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP.
  • Kewajiban wajib pajak untuk membayar, memungut atau memotong dan melaporkan pajak yang terutang.
  • Kewajiban wajib pajak dalam hal diperiksa. Misalnya wajib menunjukkan atau meminjamkan dokumen-dokumen pendukung yang diminta oleh tim pemeriksa. Serta wajib pajak wajib hadir memenuhi panggilan pada saat diperiksa dan lain-lain.
  • Kewajiban wajib pajak memberikan data. Bagi pihak ketiga termasuk instansi pemerintah, badan lembaga asosiasi dan yang lainnya harus memberikan data yang diminta oleh Kantor Pelayanan Pajak.


Itulah beberapa Pengertian Wajib Pajak Serta Hak Dan Kewajibannya. Sebenarnya hak dan kewajiban wajib pajak sangat banyak, tetapi secara umum hak dan kewajiban wajib pajak seperti yang dijelaskan diatas. Nah, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah referensi kalian untuk belajar pajak.