Apa Yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Dua (2) NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)?

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Dua (2) NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)? – Anggapan bahwa untuk menjadi wajib pajak adalah harus memiliki NPWP. Anggapan tersebut memang benar, tetapi kurang pas dengan yang dimaksud dalam Undang-undang. Berapa NPWP yang bisa dimiliki oleh wajib pajak?

Untuk Wajib Pajak, memiliki NPWP sebenarnya cukup satu saja bahkan untuk satu keluarga. Tetapi banyak ditemukan diantara Wajib Pajak memiliki lebih dari satu NPWP. Jadi timbul pertanyaan kenapa bisa terjadi Wajib Pajak memiliki NPWP ganda atau lebih dari satu NPWP?
Apa Yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Dua (2) NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)?
Apa Yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Dua (2) NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)? - google image

Penyebab Wajib Pajak memiliki NPWP ganda atau NPWP lebih dari satu sangat beragam, penyebab diantaranya adalah Wajib Pajak yang tidak tau dengan ketentuan bahwa NPWP melekat ke subjek pajak dalam artian orangnya atau Wajib Pajak bukan melekat kepada jenis pekerjaan atau usaha Wajib Pajak.

Jadi, apa akibat jika memiliki NPWP ganda atau lebih dari satu NPWP? Apa yang harus dilakukan apabila memiliki NPWP lebih dari satu?

Pada kesempatan ini blog akuntancilik.com akan sedikit membahas tentang permasalahan yang telah di uraikan diatas.


Penyebab Wajib Pajak Memiliki Dua NPWP Atau Lebih


Seperti yang telah dibahas diatas, penyebab Wajib Pajak memiliki NPWP lebih dari satu adalah ketidak tahuannya Wajib Pajak tentang ketentuan NPWP. Dari ketidak tahuannya tersebut banyak Wajib Pajak membuat NPWP kembali ketika berganti pekerjaan atau usaha. Misalnya, Wajib Pajak sudah memiliki NPWP ketika bekerja diperusahaan X, kemudian Wajib Pajak tersebut pindah bekerja ke perusahaan Z dan membuat NPWP lagi dan seterusnya. Ketika ditanya biasanya jawaban dari seorang Wajib Pajak adalah “itu kan NPWP ketika bekerja diperusahaan X, dan sekarang sudah pindah ke perusahaan Z”. Mungkin dalam pemahaman mereka adalah berganti pekerjaan maka NPWP harus diganti juga.

Dalam kasus lainnya adalah ketika Wajib Pajak bekerja di suatu perusahaan tetapi tidak meberikan informasi kepada perusahaan tempatnya bekerja bahwa dirinya sudah memiliki NPWP. Biasanya suatu perusahaan akan meminta pegawainya untuk mendaftarkan NPWP atau mendaftarkan NPWP pegawainya melalui perusahaan. Jadi akibanya Wajib Pajak memiliki lebih dari satu NPWP atas nama dirinya.


Akibat Apabila Memiliki Dua atau Lebih NPWP


Harus diketahui terlebih dulu apa fungsi dari NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Salah satu fungsi NPWP adalah sebagai identitas Wajib Pajak pada sistem administrasi Direktorat Jendral Pajak. Jadi setiap nomor berarti dimiliki satu subjek pajak. Jika Wajib Pajak memiliki NPWP dua NPWP maka pada sistem admistrasi Direktorat Jendral Pajak akan terekam dua kali sebagai dua subjek pajak yang berbeda. Karena terekam sebagai dua subjek pajak yang berbeda maka maka masing-masing akan memiliki kewajiban perpajakan sendiri-sendiri. Jadi mempunyai NPWP lebih dari satu akan mengakibatkan kewabijan perpajakan ganda.


Yang Harus Dilakukan Apabila Memiliki NPWP Lebih Dari Satu


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, akibat apabila memiliki NPWP lebih dari satu adalah memiliki kewajiban perpajakan ganda. Sebagai Wajib Pajak pasti tidak mau memiliki wajib perpajakan ganda. Jadi apa yang harus dilakukan apabila memiliki NPWP lebih dari satu suapa tidak memeiliki kewajiban perpajakan ganda?

Yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak jika memiliki NPWP lebih dari satu adalah Wajib Pajak harus menentukan salah satu dari NPWP tersebut yang akan digunakan sebagai sarana administrasi dalam pemenihan hak dan kewajiban perpajakan. Langkah yang harus ditempuh oleh Wajib Pajak yaitu dengan megajukan permohonan secara tertulis dan disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak dimana Wajib Pajak tersebut terdaftar.

Permohonan penghapusan NPWP karena Wajib Pajak memiliki NPWP lebih dari satu harus dilampiri dengan:

  • Surat pernyataan mengenai kepemilikan NPWP ganda
  • Fotocopy semua kartu NPWP yang dimiliki



Baca Juga: Cara Memilih Sampel Dalam Melaksanakan Audit Laporan Keuangan


Itulah akibat jika memiliki lebih dari satu NPWP dan yang harus dilakukan apabila memiliki NPWP lebih dari satu. Semoga artikel Apa Yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Dua (2) NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bisa bermanfaat dan bisa menambaha referensi.

0 Response to "Apa Yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Dua (2) NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)?"

Posting Komentar